Terpidana Sugiarto Wiharjo alias Alay saat akan dibawa ke Lapas Rajabasa, Jumat, 8 Februari 2019 | Obbie Fernando/Lampunggeh.co.id

Lampunggeh.co.id, Bandar Lampung – Telah tiba di Kejakasaan Tinggi (Kejati) Lampung, bos Tripanca Group Sugiarto Wiharjo alias Alay langsung dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat, 8 Februari 2019.

Dalam eksposenya, Kepala Kejati (Kajati) Lampung Susilo Yustinus mengungkapkan bahwa penangkapan ini berkat kerjasama antara Kejati Lampung, Kejati Bali, Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami dengan tim akhirnya telah berhasil membawa seorang terpindana kelas kakap Alay. Bahwa terpidana telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi sesuai dengan putusan Mahkamah Agung (MA) nomor 510/K/Pidsus Tahun 2014 yang dikeluarkan pada 21 Mei 2014,” katanya saat ekspose di Kejati Lampung.

Pada saat itu, pihak Kejati Lampung belum bisa dilakukan eksekusi, karena terpidana Alay masih berstatus tahanan kota. Setelah putusan tersebut turun dari MA, Alay langsung melarikan diri.

“Kurang lebih 5 tahun telah kita mencari, ini karena kerja keras dari rekan-rekan. Saat ditangkap itu langsung dibawa ke Kejati Bali dan dititipkan di rutan Kejaksaan Bali. Kemudian baru tadi siang dibawa ke Kejati Lampung,” ujar Susilo.

Dari pemantauan petugas, dalam bersembunyi Alay selalu berpindah-pindah tempat dengan menggunakan identitas yang berbeda-beda untuk mengelabuhi.

“Ini akhirnya tercium pada malam tanggal 6 Februari 2019 saat sedang makan malam bersama keluarga di Bali. Katanya mau ke Lombok bersama keluarga. Kerugian negara sebesar Rp106 miliar,” tandasnya.

Saat diwawancarai awak media, Alay hanya bungkam dan enggan berbicara. Saat ini terpidana kelas kakap ini langsung dibawa ke Lapas Rajabasa guna menjalani masa hukumannya selama 18 tahun.(*)

Laporan reporter Lampunggeh Obbie Fernando

About the author

AdminLampunggeh

Leave a Comment