Foto Stasiun Tanjung Karang Tahun 1940

Perlu kita ketahui inilah jalur kereta api pertama yang dibangun di Provinsi Lampung dimulai dari Stasiun Tanjungkarang, menuju Stasiun Panjang sejauh 12 km. Jalur ini diresmikan pada tanggal 3 Agustus 1914 oleh Staatsspoorwegen op Zuid-Sumatra yaitu salah satu divisi dari Staatsspoorwegen (Nama perusahaan kereta api Hindia Belanda). Staatsspoorwegen op Zuid juga pernah menyusun masterplan agar seluruh Sumatera terhubung dengan rel kereta api, namun yang terjadi pada akhir 1920-an menyebabkan rencana ini gagal terealisasi.

Rel Kereta Api dari Stasiun Tanjungkarang dahulunya melintasi hutan, perkebunan karet, perkebunan sawit, dan rawa-rawa berbeda dengan jalur kereta di Pulau Jawa yang dibangun melintasi perkampungan-perkampungan. Hal tersebut dikarenakan pada awalnya kereta api digunakan untuk untuk mengirmkan hasil bumi dari Palembang ke Tanjungkarang.

Pembangunan jalur kereta api didasari ketika para transmigran pulau Jawa yang didatangkan Hindia Belanda ke Lampung pada 1905 dan berhasil membangun perkebunan kaitsyuk, tembakau, kopi, karet, kelapa dalam, dan kelapa sawit. Gubernur Jenderal Hindia Belanda di Batavia lalu menganggap sarana angkutan hasil-hasil bumi dari Sumatera Selatan ke pulau Jawa jika terlalu mengandalkan pelayaran laut terlalu banyak memakan biaya dan waktu serta sulit memasuki pelabuhan di Palembang, Krui, dan Menggala. Maka diputuskan reduksi biaya transportasi dan waktu pengiriman hasil bumi dengan membangun rel kereta api dari Palembang ke Tanjungkarang.

Penulis : Dwi Surya Ananda

About the author

AdminLampunggeh

Leave a Comment