Tersangka berinisial AN (15) saat diekspose pada Polsek Tanjung Karang Timur, Sabtu, 9 Februari 2019 | Obbie Fernando/Lampunggeh.co.id

Lampunggeh.co.id, Bandar Lampung – Disaat sekarang ini mungkin kita wajib lebih waspada, bahkan banyak pelaku pencurian menggunakan cara-cara baru untuk menggasak barang berharga yang ada di dalam rumah maupun kantor. Lebih parahnya lagi, pada kasus kali ini dilakukan anak yang masih berumur 15 tahun.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Tanjung Karang Timur (TKT) Kompol Deni Saputra. Dalam kronologisnya Ia menjelaskan, pada Jumat, 11 Januari 2019 sekira pagi hari ketika karyawan CV Prime Resources Indonesia tengah memasuki kantor mendapati anak kunci kantor sudah berada di samping pintu.

“Saat itu juga korban melihat bahwa TV LED merek Samsung 50 inch dan uang sebesar Rp800 ribu di dalam laci juga hilang,” katanya saat eskpose di Mapolsek TKT pada Sabtu, 9 Februari 2019.

Atas peristiwa tersebut, korban langsung melaporkan ke Polsek TKT. Dari hasil olah TKP dan cctv di rumah tetangga kantor, ditemukan ada seseorang yang melakukan pencurian.

“Setelah dilakukan penyelidikan, pada Senin, 28 Januari 2015 berhasil menangkap tersangka yang masih tergolong anak dibawah umur,” ujar dia.

Diketahui tersangka berinisial AN (15) warga Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.

Ketika dilakukan pemeriksaan, tersangka membenarkan telah melakukan pencurian dan mengambil uang dari kantor CV Prime Resources Indonesia yang beralamat di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung.

“Barang bukti yang kita sita yaitu 1 buah obeng, 1 flashdisk berisi rekaman cctv, 5 potong pakaian milik tersangka yang dibeli dari hasil penjualan barang curian dan 1 potong kaos yang digunakan tersangka saat mencuri,” jelas Kapolsek.

Selain itu, anggota Polsek TKT juga sedang mengejar 2 pelaku lainnya yakni Lintang dan Dika warga Kampung Kebun Sayur, Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung yang berperan sebagai penadah barang hasil curian tersebut.

Berdasarkan pengakuan tersangka AN, saat melakukan aksinya dirinya masuk dengan menjebol atap kantor.

“Saya turunnya pakai tangga, lalu saya buka pintu belakang dan ambil kunci di atas kulkas. Terus saya ambil obeng dan tang untuk buka lemari kerjanya, itu dapet Rp800 ribu. TVnya sudah dijual sama Dika (DPO),” ujar tersangka.

Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan Pasal 363 Ayat (1) ke 3e, 4e dan 5e KUHP tentang Penvurian dengan Pemberatan dan diancaman penjara selama lamanya 7 tahun.(*)

Laporan reporter Lampunggeh Obbie Fernando

About the author

AdminLampunggeh

Leave a Comment