Lampung Geh – Lampung Selatan, #LampungHariIni – Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan selat Sunda, Lampung Selatan terus menerus terpantau beraktivitas dalam satu bulan terakhir. Seperti dilansir dari Tribun Lampung, berdasarkan data Vocanic Activity Report (VAR), Kamis (19/7) sampai dengan pukul 24.00 tercatat ada letusan sebanyak 210 kali Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan data VAR pula tercatat, letusan Gunung Anak Krakatau memiliki amplitude 18-52 mm dengan durasi 17-80 detik, hembusan kawah sebanyak 108 kali dengan ampiltudo 30-24 mm dan durasi 11-60 detik. Sedangkan untuk gempa vulkanik dangkal terdeteksi sebanyak 63 kali dengan amplitudo 3-22 mm dan durasi 5-14 detik.

 

A post shared by LAMPUNG GEH! (@lampuung) on

 Foto Larva Gunung Anak Krakatau | photo : Instagram/akunrino

Dengan kondisi saat ini, Gunung Anak Krakatau masih berstatus level II waspada, dimana nelayan dan masyarakat atau pengunjung dilarang mendekat dalam jarak radius 1-2 kilometer. “Aktivitas gunung api Gunung Anak Krakatau sudah muncul dan terus tumbuh dan berfluktuasi sejak tahun 1930” Ujar Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan.

 

Sumber : Tribun Lampung

ditulis oleh : M. Adita Putra

About the author

AdminLampunggeh

Leave a Comment