Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadinya gempa bumi berkekuatan 5,0 Skala Richter di pesisir Barat Provinsi Lampung. Gempa terjadi pada pukul 06.00, Rabu 6 Juni 2018. Namun hasil pemutakhiran, kekuatan gempa sebesar 4,6 Skala Richter.

Pelaksana tugas Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan hasil pemutakhiran menunjukan gempa hanya berkekuatan 4,6 SR, pada kordinat 6,21 LS dan 103,56 BT, atau berlokasi di laut pada jarak 120 km arah selatan kota Liwa, Lampung pada kedalaman 63 km.

“Hasil pemutakhiran pada pukul 06.51 WIB kekuatan gempa 4.8 sr,” ujar Rahmat dalam keterangan tertulisnya, Rabu 6 Juni 2018.  Rahmat menyebutkan berdasarkan lokasi episenter dan kedelaman hiposenter tampak gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi menengah, yang diakibatkan aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia. Subduksi terjadi tepatnya di zona Megathrust di Lempeng Sumudera Hindia.

Berdasarkan laporan masyarakat, kata Rahmat, gempa dirasakan di Semaka II SIG-BMKG (IV MMI) di Liwa, Bangkunat pesisir selatan dan Wonosobo Lampung II SIG-BMKG (II-II MMI). Rahmat menyebutkan, sejauh ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. “Hasil evaluasi gempa tidak berpotensi Tsunami,” ujarnya.

Rahmat menambahkan hasil monitoring pukul 06.51 WIB belum ada gempa susulan (aftershoc). “BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata dia.

Sumber : Tempo

About the author

AdminLampunggeh

Leave a Comment